header Diary Jingga

Dear Bu Guru, Pinjami Aku Mata

Posting Komentar

Dear Bu guru, 

Hari ini aku kesilauan. Pun kemarin dan esok. Mataku tidak bisa jelas menangkap makna tulisan, bahkan yang ada di depanku. Bu guru, aku tidak memerlukan kaca mata. Seberapa lensa yang kucoba, tetap tak bisa mendiamkan pupilku yang terus bergerak - gerak . 


Terimakasih karena Ibu memberikan tempat duduk terdepan dan di tengah, pas berhadapan dengan papan tulis. Juga bisa mendengar suara ibu lebih jelas. Ya, hanya itu yang bisa membantuku kini, Bu. Suara ibu. Saya sangat mudah mendengar pembelajaran yang disampaikan guru. 


Mungkin mata saya terbatas, tapi semangat saya tak terbatas Bu. Saya pun sangat senang belajar. Tapi ada satu hal yang menggangu pikiranku. Teman-teman. 


Saya sangat pemalu, Bu. Tapi bukan hanya itu saya merasa pandangan dan ucapan teman-teman sedang menilik saya, lebih tepatnya mencemooh. Saya tidak buta Bu, saya bisa membaca dalam dan menulis. 


Mengapa teman-teman tak mau menemaniku,Bu? Saya selalu sendiri dan merasa sepi di tengah keramaian. Bantu aku, Bu. Aku ingin seperti teman-teman.



Vie
I am a simple woman. Penyuka warna jingga. Seorang Ibu juga seorang pendidik yang menggandrungi dunia kepenulisan. Volunteer di Komunitas Guru Belajar (KGB) Sukabumi dan Komunitas Guru Madrasah Menulis

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email