header Diary Jingga

Tips Menemani Anak Belajar di Rumah. Bunda Wajib Baca!

Posting Komentar

 Tips ini sangat berguna khususnya untuk Bunda yang membagi tugas antara menemani anak belajar dan harus menyelesaikan pekerjaan rumah yang tiada berkesudahan. 


Ilustrasi Ibu dan Anak : Pixabay


Di masa pandemi yang belum berakhir ini. Tugas seorang ibu menjadi double bahkan bisa jadi triple. Bayangkan saja, sudah jelas cucian baju semakin beranak pinak setiap harinya. Belum lagi cucian piring dan rumah yang mudah berantakan karena si anak tak berangkat ke sekolah melainkan ada di rumah selama 24 jam penuh. Boro-boro me time sekedar mau mandi dengan tenang saja, kamar mandi terus di gedor si anak yang menanyakan cara mengerjakan tugas sekolah. 

EMOSI

KEPALA MULAI BERCULA

GIGI MULAI KELUAR TARING 

MAKA BERUBAHLAH EMAK JADI MONSTER

STOP !!!

Ilustrasi Wanita stres : Pixabay

Tarik napas, usap dada lalu baca Istigfar!

Selanjutnya Coba Lakukan Hal- Hal Berikut Untuk Menjaga Kewarasan

* KETAHUI JADWAL BELAJAR ANAK DAN LAKUKAN KOMUNIKASI YANG BAIK DENGAN GURUNYA 

    Dengan mengetahui jadwal anak belajar, paling tidak kita bisa menyesuaikan kegiatan lain di rumah. Jika gawai di rumah terbatas, sedang yang belajar semua anak Bunda yang jumlahnya lebih dari satu. Maka komunikasikan dengan walikelasnya masing- masing untuk minta kebijakan waktu pengumpulan tugas. Jelaskan pembagian shift belajar kepada guru mereka karena alasan keterbatasan akses. 


* BUAT SKALA PRIORITAS

    Jika mendampingi anak-anak belajar adalah prioritas, maka lakukan hal lain setelahnya. Namun, perlu diingat gizi mereka harus juga tetap terjaga. Maka, menyediakan sarapan sehat dan makan siangnya adalah hal yang tak kalah penting. Jika waktu sudah mendesak, tak apa - apa sekali-sekali membeli makanan siap saji.Jangan terlalu memaksakan diri semua harus terhandle.    


*  BAGI TUGAS DAN BERI ANAK TANGGUNG JAWAB

     Mulailah berbagi tugas dengan suami. Beberapa hal bisa di kerjakan bersama. Jika suami pun sibuk bekerja, maka bisa berbagi tugas dengan anak-anak.Namun, jika keduanya tidak memungkinkan apalagi jika anak-anak masih kecil maka tak ada salahnya menggunakan jasa laundry untuk pekerjaan yang menuntut waktu dan tenaga lebih. Aduh... kan sayang uangnya. Mending uang terbuang sedikit atau kewarasan Bunda terganggu. Ingat, saat Bunda pada fase lelah dan marah, maka anak yang akan menjadi korban keganasan kita. 

    Anak yang stres dengan pelajaran tidak terlalu berbahaya dibanding anak yang merasa takut pada ibunya sendiri. Jika terjadi trauma masa kecil, maka efeknya bisa permanen sampai anak dewasa. Jangan menganggap remeh bentakan, cubitan bahkan pukulan bagi anak. Kejadian itu bisa membekas di memori ingatannya. Untuk menghindari hal-hal tersebut maka Bunda harus tetap waras dan tenang menghadapi situasi apapun. 


*   SELALU JALIN KOMUNIKASI KELUARGA

     Di masa seperti sekarang ini, di mana kita harus menjada imunitas tubuh kita. Kita dituntut untuk sehat. Selain sehat secara jasmani, kesehatan mental juga harus tetap dijaga baik-baik. stres berlebihan akan menurunkan imunitas tubuh. untuk dapat keluar dari masa sulit ini maka dukungan keluarga sangat penting. Rumah yang nyaman dan komunikasi antar semua anggota keluarga yang baik maka akan tercipta anak-anak yang sehat secara fisik dan juga mentalnya. 

    Ibu adalah kunci kebahagiaan keluarga. Jika ibu stres maka seluruh rumah akan berantakan. Jika ibu sakit maka rumah akan sepi. Tawa ibu adalah hal yang sangat penting untuk nyawa sebuah rumah. Jadi Bunda, tetap jaga kewarasan demi kebahagian keluarga. 


Vie
I am a simple woman. Penyuka warna jingga. Seorang Ibu juga seorang pendidik yang menggandrungi dunia kepenulisan. Volunteer di Komunitas Guru Belajar (KGB) Sukabumi dan Komunitas Guru Madrasah Menulis

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email