header Diary Jingga

My Personal Branding is Guru Penulis

62 komentar

Image by Canva 

Tantangan pekan ini menulis autobiografi. Sederhananya sih menulis tentang diri sendiri. Boleh banget pamer. Pekan bebas riya bagi penjuang ODOP (One Day One Post) . Termasuk aku, salah satu penjuangnya. Tapi ingat pamer atau riya yang positif tentunya. 

Ini kisahku 🤗

Dari Penulis Buku Harian Menuju Guru Penulis

Baiklah, perkenalkan aku seorang penulis. Itu brand yang ingin kutunjukkan pada dunia bahwa Noviyani alias Vie adalah penulis. Diakui atau tidak, kenyataannya aku sedang berproses di bidang itu. Tidak main-main, karena untuk menjadi penulis yang produktif dan berkualitas aku sedang berjuang masuk menjadi anggota komunitas ODOP yang mengharuskan calon anggotanya memposting satu tulisan setiap harinya. 

Foto : koleksi pribadi

Mudah bukan? Dulu iya. Satu hari jangankan satu tulisan, satu buku diary bisa terisi penuh oleh tulisan alayku. Adalah hobiku menulis diary.  Memasuki SMA mulai menulis cerpen  lalu kirim-kirim naskah ikut lomba. Dulu masih zamannya cap pos. 

Dua ratus ribu, tahun 2001, itu adalah rezeki pertamaku dari memenangkan lomba menulis. Setelah itu kegiatan menulis cerpen menggantikan agenda menulis diary

Waktu kuliah, buku tulis merk campus seukuran A4 isinya bisa cerpen semua. Sayang sekali komputer belum punya dan untuk bisa mengaksesnya harus pergi ke rental komputer yang jasa sewanya dua ribu per jam. 

Produktivitas Menurun 

Beranjak jadi ibu rumah tangga dan ditambah kesibukan menjadi seorang guru,  sedikit demi sedikit kepekaanku pada dunia tulis menulis berkurang. 

Kadang hanya menulis satu buah paragraf di belakang kertas absen siswa. Lalu diabaikan. Kadang menulis beberapa bait tulisan dalam satu lembar kertas kosong lalu dibuang. 

Terbangun dari Tidur Panjang

Suatu hari, kemenag (kementerian agama) kabupaten Sukabumi yang menaungi tempatku mengajar mengadakan lomba menulis real short story di mana guru diminta menuliskan pengalaman mengajar atau semacam membagikan praktik baiknya. Alhamdulillah, karyaku diapresiasi sebagai karya terbaik dan inspiratif.

Foto : koleksi pribadi


Dalam prosesnya bersama-sama guru satu kabupaten Sukabumi kemudian membentuk komunitas guru penulis. Walau tidak resmi hanya berupa group whatsapp. Paling tidak itu membuat kami menemukan wadah untuk diskusi.  Dari sana kami belajar dan saling menyemangati. 

Foto : koleksi pribadi

Hingga buku kami terbit dan bersama Bapak Bupati Sukabumi kami launchingkan buku pertama kami "Guru Madrasah : Bagja dan Berkah". Buku yang berisi kisah suka duka menjalani peran sebagai guru dengan segala tantangannya. 

Dengan semangat itu, aku mencoba membuat personal branding bagi Noviyani yang tadinya penulis buku harian menjadi seorang guru penulis dengan nama pena Vie. 

Foto : koleksi pribadi

Dengan harapan karyaku tidak hanya mengendap lalu berjamur dimakan rayap. Namun, aku bisa lebih bermanfaat bagi orang lain dengan tulisanku. Terutama yang berkaitan dengan pendidikan juga lika-liku menjadi seorang guru. Itu salah satunya.

Untuk lebih mengenal aku sebagai penulis bisa menghubungiku melalui surel novibundaazqia@gmail.com

 



Vie
I am a simple woman. Penyuka warna jingga. Seorang Ibu juga seorang pendidik yang menggandrungi dunia kepenulisan. Volunteer di Komunitas Guru Belajar (KGB) Sukabumi dan Komunitas Guru Madrasah Menulis

Related Posts

62 komentar

  1. Aku ingin kau guru, pun tak luput jadi penulis
    Semoga suatu saat bisa mengikuti jejak ibuuu❤️
    Terhura emak jaman sekarang, semangat nya ngalahin anak muda
    Semangat berkaryaaa, do'akan sulfaini mengikuti jejak engkau, penulis sekaligus guru✨

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat... Pasti sulfaini bisa lebih hebaat

      Hapus
  2. Keren..seorang guru yang produktif menulis. Semoga anak-anak didik kelak juga bisa menjadi penulis besar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Itu salah satu cita-citaku kak,

      Hapus
  3. keren.. guru merangkap + jadi penulis sungguh luar biasa kerennya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di ODOP ini banyak yang lebih keren loh... Semangat

      Hapus
  4. Keren sekali mbaaak.

    Guru yang juga penulis... Insyaallah ilmunya akan bermanfaat bagi banyak orang terlebih murid-muridnya ya mbaa

    BalasHapus
  5. Mbaak, akupun terharu membacanya. Terima kasih sudah menginspirasi 😘

    BalasHapus
  6. 2001 rizki pertama Kakak dari menulis, sementara di sudut bumi yang lain 2001 ada yang baru saja lahir hihi

    Menginspirasi, bagaimana penulis diary menjadi guru penulis~

    Ulfah suka semangat Kakak dalam berkarya. Semoga tetap terjaga dan menularkannya♡

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku belajar dari semangatnya Ulfah malah di ODOP

      Hapus
  7. Ibu sayangggg.... Proud of you and your journey

    BalasHapus
  8. Keren banget Ibu guru :)
    Terus menginspirasi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Semoga bisa selalu semangat

      Hapus
  9. Guru yang penulis..keren Bu Guru

    BalasHapus
  10. Guru yang penulis..keren Bu Guru

    BalasHapus
  11. Maa Syaa Allah... Semangat terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selalu kakak... Barokallah untuk kita semua

      Hapus
  12. salut.. salut.. salut..
    sukses terus teh haji ....

    BalasHapus
  13. Maasyaa Allahh.. kisah yang sangat isnpiratif bu guru hehe

    BalasHapus
  14. Masya Allah tabarokalloh Bu Haji. Aku jadi semangat pengen bisa nulis lagi kalau begini hehe

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. Keren, Bu Guru..
    Semangat terus

    BalasHapus
  17. duuuuh keren banget ini bu guru penulis, maju terus ya bu untuk terus menulis

    BalasHapus
  18. Keren masya Allah. ... Saya juga punya impian yg sama

    BalasHapus
  19. Masya Allah, keren kaliii autobiografinya kak... Aku kok jadi bingung mau nulis apa jafinya 😁😅 #udahminderduluan 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita semua pernah ada di fase itu... aku pun gitu sering insecure sama diri sendiri tapi bisa

      Hapus
  20. MasyaAllah, inspiratif sekali mbak, keren pencapaiannya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih harus banyak belajar makanya ikut ODOP kak... Maksih dah mampir

      Hapus
  21. Wah, saya juga jadi pingin menulis buku. Inspiratif sekali, Kak tulisannya. Semangat menulis, Bu guru :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan selalu semangat yaa akunya...

      Hapus
  22. baca cerita positif seperti ini selalu bikin semangat :) Makasih ya Kak sudah berbagi mimpi ..

    BalasHapus

  23. Wah. Ceritanya mengalir dan sangat mudah dicerna. Sukses selalu, Kak. 😊

    BalasHapus
  24. Menginspirasi sekali, Kak, Semoga bisa mengikuti jejak menjadi guru penulis. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Pasti bisa, aku juga masih belajar

      Hapus
  25. MaasyaAllah Guru Penulis yang Hebat Bu. Tetap semangat menebar manfaat. Semoga Allah rahmati......:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin semoga yaa bisa Istiqomah, makasih sudah mampir

      Hapus
  26. Balasan
    1. Ehhh dikunjungi suhu... Makasih sudah mau mampir

      Hapus
  27. Menginspirasi sekali kak, semoga aku juga bisa istiqomah dan lulus ODOP bareng ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Makasih sudah bersedia mampir pak...

      Hapus
  28. Masya Allah, Kak. Semoga bisa belajar dari semangatmu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayu kita belajar bareng di ODOP ini

      Hapus
  29. Aku juga pengen banget kak, jadi guru sekaligus jadi penulis. Dan ini sangat menginspirasi. Semoga aku bisa sebgaik kaka dalam menulis. Semangat menulis ibu guru ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti bisa lebih baik dari aku... Semangat yaa ❤️❤️❤️

      Hapus
  30. Semoga bisa terus istikomah, agar bisa seperti bu guru

    BalasHapus
  31. Keren kakak, seneng bacanya. Penuh inspirasi 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah... Makasih sudah mampir

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email