header Diary Jingga

Sahur Bersama Oklek

2 komentar


Oleh Vie⁣

Sahur dan susah bangun itu adalah kata pasangan sejati bagi anak-anak yang baru belajar puasa. Tak terkecuali aku dulu dan anakku kini. ⁣
.⁣
Lain dulu lain sekarang. Dulu saat aku masih seusianya, makan sahur tak jauh dari bantal. Si oklek nama bantalku yang bentuk dan baunya sudah tak beraturan karena sering diajak keliling pulau. ⁣
.⁣
Untuk membawaku ke tempat sahur maka direbut lah itu oklek dan ditempatkan dekat hidangan sahur. Maka si empunya akan mengikutinya. Kebayang dong itu wangi hidangan sahur bercampur aroma-aroma dari pulau kapuk. ⁣
.⁣
Dulu, kami makan sahur dengan menggelar tikar. Maka setelah aku menemukan Si oklek aku peluk lagi dia lalu tidur lagi di sana sampai mama selesai masak dan kita makan bersama. Joroknya aku, waktu itu makan sahur masih ileran. ⁣
.⁣
Aib banget nih. Tapi aku buka demi pembaca budiman 🤭😅⁣
Maafkan aku yang dulu ya teman-teman.

#rwcodop2020
#Ramadhan2020
#RWCDay5
#OneDayOnePost
Vie
I am a simple woman. Penyuka warna jingga. Seorang Ibu juga seorang pendidik yang menggandrungi dunia kepenulisan. Volunteer di Komunitas Guru Belajar (KGB) Sukabumi dan Komunitas Guru Madrasah Menulis

Related Posts

2 komentar

  1. hoyong kenalan atuh sareng si oklek na... :)

    BalasHapus
  2. Tos almarhum pa hehe... Sejak pindah dari Cibolang ke mangkalaya dan sekolah di SMP necis sudah tak bertemu oklek lagi dibuang sama kakek haha

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email