header Diary Jingga

Mengulas Working Mom (Kisah Wanita Ajaib)

1 komentar

Di akhir pekan seperti dihentakan waktu. Saat pagi yang cukup santai, tiba-tiba merasa ada yang kurang pekan ini. Yap, tugas ngodop. Mengingat minggu ini super padat agendanya, terkadang beberapa group chat hanya bisa dilirik sekilas. Kecuali kelas materi, biasanya aku akan menyisihkan waktu untuk tetap stay sampai selesai. 

Jumat pagi, dengan polos aku tanya apa tantangan tugas ngodop pekan ini. Mengulas cerpen. Helloww aku sama sekali belum baca tugas itu, ke mana saja aku. Pikiran masih di tugas pekan lalu yang dikirim di awal pekan, jadi santai. Ternyata oh ternyata.

Baiklah kita darmakan. Ku scroll laman ngodop.com memindai beberapa judul cerpen yang tersaji. Mataku fokus pada sebuah gambar seorang wanita dengan dua sisi berjudul working mom. Merasa mewakili statusku kini aku baca cerpen karya Erlina Anriani Siahaan ini. 

Aku akan mencoba mengulas cerpen ini : 


Ilustrsi : ngodop.com

Judul          : Working Mom

Penulis      : Erlina Anriani Siahaan

Sumber     : ngodop.com

Reviewer : Noviyani 

Beberapa hal yang aku coba ulas dari cerpen ini diantanya adalah unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik dari cerpen ini. 

* Unsur Ekstrinsik 

Latar Belakang Penulis

Membaca cerpen ini serasa kita dibawa berpetualang pada aktivitas penulis. Didasari dengan kelihaian bahasa yang disajikan ditambah kisah yang berasal dari kehidupan penulis sendiri menjadikan cerpen ini begitu hidup. 

Nilai yang Terkandung dalam Cerpen 

Cerpen ini sarat akan makna kehidupan. Terlebih mengupas peran perempuan yang dianggap lemah dan seringnya menjadi korban. Namun, penulis menyajikan sisi lain seorang perempuan yang tangguh. Memilih bahagia dengan pilihannya. 

* Unsur Intrinsik

Tema

Pemilihan tema yang menarik. Cukup menarik minat pembaca, terutama perempuan dengan berbagai latar belakang kehidupannya. Mengangkat kehidupan sehari-hari yang begitu dekat dengan pembaca, menjadikan cerpen ini begitu realistis. 

Latar

Informasi latar disampaikan dengan detail. Sehingga pembaca bisa mengikuti arah ke mana tokoh melangkah dalam aktivitasnya di dalam rumah. Pembaca membayangkan tangga, teras dan tempat lainnya sehingga ikut menjadi saksi perjuangan pagi seorang ibu bekerja. 

Alur

Alur yang dibangun runtun, walau ada alur mundur tapi tidak terasa mendadak perubahannya. Disampaikan dengan runut dan santai. Pembaca bisa menikmati setiap episode kehidupan yang dialami tokoh. 

Penokohan

Karakter yang dibangun oleh tokoh sangat kuat. Sehingga bisa mempengaruhi pembaca. Tokoh hadir dengan semangat yang tinggi, jiwa keibuan yang khas dan yang terpenting mengenai prinsip yang coba dipegang saat hal yang paling tidak diinginkan perempuan terjadi, yaitu perceraian.

Gaya Bahasa 

Cerpen ini sangat indah menurutku. Ragam bahasa yang dihadirkan begitu penuh. Dengan membaca cerpen ini, pembaca bisa belajar banyak diksi baru yang bertebaran dalam tulisan ini. 

Sudut Pandang 

Cerpen ini ditulis dengan sudut pandang orang pertama, di mana penulis turut hadir dalam cerita sebagai aku dan memaparkan kisahnya. 

Amanat 

Paragraf terakhir dari cerpen ini mewakili amanat yang coba dihadirkan dalam cerita tentang bagaimana seorang perempuan harus bersikap atas pilihan yang keduanya sulit. Namun, tetap harus dipilih. Selanjutnya di sini kita diajak untuk konsisten dalam sebuah pilihan. Juga membumbui cerita dengan semangat agar kebahagian dan kemerdekaan versi tokoh tercapai. 

Yapp, itu tadi yang bisa aku ulas dalam cerpen ini. Secara keseluruhan, aku pribadi sangat menikmati membacanya. Namun, ada sedikit kekurangan yang menurutku kurang greget disampaikan yaitu mengenai konflik. Di sini penulis tidak menyuguhkan lebih dalam tentang konflik yang dialami tokoh saat suami berulah. Hal ini tidak secara detail diungkapkan. 


Vie
I am a simple woman. Penyuka warna jingga. Seorang Ibu juga seorang pendidik yang menggandrungi dunia kepenulisan. Volunteer di Komunitas Guru Belajar (KGB) Sukabumi dan Komunitas Guru Madrasah Menulis

Related Posts

1 komentar

  1. Ya, ampun ....

    Baru baca setelah sekian lama. Terharu aku. 😁❤️

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email