header Diary Jingga

Kegagalan dan Rencana Tuhan

Posting Komentar
Desain by Canva

Aku ingin menceritakan tentang kegagalan. Kegagalan yang tak pernah kusesali. Aku mencoba menjadi pribadi yang selalu berbaik sangka pada Tuhan. Itu membuatku bahagia. 

Pada perjalanannya aku berhasil dari kegagalan-kegagalan yang terjadi dalam hidupku. Ketika orang lain menangisi nasi yang telah menjadi bubur, aku mencoba sekuat kemampuan meracik bubur itu menjadi bubur ayam spesial. 

Jangan ditanya tentang jatuh dan terpuruk. Semua aku lewati dengan senyum dan tangisan. Bukan, bukan pada manusia ku menghiba.  Aku mencoba berdialog dengan Tuhan, bertanya apa maksud-Nya membuat hidupku berliku. 

Lalu aku memang tidak mendapatkan jawabnnya saat itu. Tapi aku mengobati diri dengan prasangka bahwa ini untuk kebaikanku dan akhiratku. Tuhan sayang padaku.

Yah, Tuhan memang benar-benar sayang padaku. Tapi kadang aku terlalu dungu untuk menyadarinya. Kadang aku lupa bagaimana caranya bersyukur. Mengkhianati- Nya, padahal aku mengkhianati diri sendiri. 

Lihat kini, satu persatu kesabaranku terjawab. Prasangka baikku terbuktikan. Tuhan memang sayang padaku. Aku hanya perlu menunggu. Mungkin tak mengapa mundur beberapa langkah, untuk melesat lebih jauh. 

Pada kenyataannya apa pun yang terjadi saat ini adalah skenario terbaik Tuhan untukku. Untuk proses pendewasaanku dan untuk proses perbaikan hidup dan matiku kelak. 

Vie
I am a simple woman. Penyuka warna jingga. Seorang Ibu juga seorang pendidik yang menggandrungi dunia kepenulisan. Volunteer di Komunitas Guru Belajar (KGB) Sukabumi dan Komunitas Guru Madrasah Menulis

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email