header Diary Jingga

BAHAGIA ITU DI HATI BUKAN DICARI

1 komentar

Foto : Koleksi Pribadi
Oleh : Vie 

Pernah tidak mendengar orang mengeluh belum menemukan kebahagian. Ada juga yang sibuk mencari kebahagiaan. Kebahagiaan seperti apa yang dicari? 

Banyak definisi bahagia. Bahagia menurut  kamus besar bahasa Indonesia adalah perasaan tenang, tentram (bebas dari segala yang menyusahkan.

Sedangkan menurut Seligman (2002) kebahagian adalah keadaan psikologis yang positif dimana seseorang memiliki emosi positif berupa kepuasan hidup dan juga pikiran dan perasaan yang positif terhadap kehidupan yang dijalaninya.


Saya pribadi memandang bahagia itu sederhana. Bahagia itu di hati bukan dicari. Menurut saya, sejauh apa pun orang mencari kebahagian dengan berbagai cara. Dia tak akan menemukan kepuasan atau kebahagiaan itu sendiri jika hati belum merasa puas. 

Jika orang bahagia karena kaya. Tidak akan ada orang yang menumpuk terus harta karena kehausannya akan definisi kaya itu sendiri. 

Lain halnya dengan orang yang bahagia karena jabatan. Jika dia sudah bahagia dengan jabatannya. Tak akan mungkin ada orang yang terus sikut sana sikut sini untuk mencari kekuasaan. 

Mereka bukan orang-orang yang bahagia. Bahagia itu sederhana. Bahagia itu bersyukur atas apa yang kita miliki. Cukup. 

Letaknya tak jauh. Ada di hati dan pikiran  masing-masing. Jika seseorang sudah merasa cukup dan bersyukur atas apa yang dimiliki, maka dia bahagia. 

Seseorang selalu berpikir positif atas hal apapun yang menimpanya.  Terutama akan ketentuan Sang maha pencipta. Maka orang tersebut adalah orang yang bahagia. 

Sederhana saja. Karena dia meletakkan kebahagiaan itu di hati. Bukan dia cari kemana. Tapi dia kembalikan kepada hatinya untuk senantiasa bersyukur. 


Vie
I am a simple woman. Penyuka warna jingga. Seorang Ibu juga seorang pendidik yang menggandrungi dunia kepenulisan. Volunteer di Komunitas Guru Belajar (KGB) Sukabumi dan Komunitas Guru Madrasah Menulis

Related Posts

1 komentar

Posting Komentar

Follow by Email